situs islami Media Informasi Seputar Islami Dan Informasi Seputar Tutorial Blogging, Bacaan Niat Puasa Muharram Tanggal Asyuro dan Tasu'a 9.10 Bahasa Arab Latin Lengkap Artinya- - Situs Islami

Peraturan Google Adsense Yang Wajib Di Ta'ati

Hay Sahabat Blogger, Berjumpa Lagi Dengan Saya Agus Yasin, Yang Selalu Mengupdate Berbagai Tutorial Maupun Tips Untuk Para Blogger, Denga...

Bacaan Niat Puasa Muharram Tanggal Asyuro dan Tasu'a 9.10 Bahasa Arab Latin Lengkap Artinya-

Bacaan Niat Puasa Muharram Tanggal Asyuro dan Tasu'a 9.10 Bahasa Arab Latin Lengkap Artinya-Menurut pengetahuan kami yang di ajarkan oleh ustadz di pesantren rukun islam yang 5 puasa adalah salah satunya. Dalam kategori atau teori ada beberapa pengetian dan bagian dari puasa. yang petama kita alihkan dulu ke dalam pengertian puasa , dalam kitab syafinah yang dikarang oleh Al Imam Asyafi'i pengertian puasa di bagi dua.

Pertama ada yang dinamakan puasa menurut lugoth atau bahasa, kalau dalam bahasa gaul yaitu ethimologi, adalah "menahan". Namun kalau menurut istilah syar'i puasa adalah menahan diri dari hal yang dapat membatalkan, sperti makan atau minum di siang hari, berhubungan suami istri di siang hari, dan sebagainya.

Baiklah selanjutnya pembagian puasa, ada beberapa bagian puasa dalam ajaran islam, ada yang sunnah di kerjakan, ada yang wajib ada yang makuh dan ada juga yang di haramkan. contoh yang wajib seperti puasa ramadhan, dan tidak hanya puasa ramadhan juga yang wajib di kerjakan melainkan banyak lagi.


Begitu juga ada yang di haramkan melaksanakannya, sepeti puasa di hari raya idul fitiri atau di hari raya idul adha. Dan pada kesempatan hari ini kami bermaksud memberikan artikel tentang puasa sunnah muharram atau hari asyura dan tasu'a, dan adapun niatnya.

Puasa Muharram adalah salah satu puasa yang termasuk kedalam puasa haram, atau dalam artian haram bagi manusia melaksanakan perbuatan yang di larang oleh allah, bulan muharram ini sangat di jaga kesuciannya oleh Allah SWT, adapun bulan yang termasuk yang di haramkan, yaitu bulan dzul hijjah, bulan rajab, dzul qa'dah, dan muharram.

Artinya :
“Sebaik-baik puasa setelah Ramadlan adalah puasa di bulan Allah, bulan Muharram.” (HR. Muslim 1163).

Hadis ini merupakan dalil dianjurkannya memperbanyak puasa selama Muharam. An-Nawawi mengatakan,

تصريح بأنه أفضل الشهور للصوم

Artinya :
”Hadis ini menegaskan bahwa Muharam adalah bulan yang paling utama untuk puasa.” (Syarh Shahih Muslim, 8/55).

Kemudian, dari Abu Qatadah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ، أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ

Artinya :
”Puasa hari Asyura, saya berharap kepada Allah, puasa ini menghapuskan (dosa) setahun yang telah lewat.” (HR. Muslim 1162).


Dan setelah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mendapatkan informasi bahwa Puasa Asyura adalah kebiasaan puasa yahudi yang paling agung, beliau bertekad, tahun depan akan puasa tanggal 9 Muharam, agar puasa beliau beda dengan kebiasaan puasa yahudi. (HR. Muslim 1134)

Berdasarkan keterangan di atas, kita sepakat, bahwa dalam puasa Muharam, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak menentukan hari khusus yang paling istimewa untuk puasa, selain tanggal 9 dan 10 Muharam. Beliau hanya menganjurkan memperbanyak puasa selama Muharam. Karena itu, tidak dibenarkan seseorang menyatakan ada anjuran khusus untuk berpuasa tanggal 1 Muharam atau tanggal sekian Muharam, sementara dia tidak memiliki dalil yang mendukung pernyataannya.

أفضل الصيام بعد رمضان ، شهر الله المحرم


Satu prinsip yang penting untuk kita garis bawahi, bahwa satu amal yang sama, bisa jadi memiliki hukum yang berbeda, tergantung dari niat pelakunya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan kaidah,

إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى

Artinya :
”Sah dan tidaknya amal, bergantung pada niatnya, dan seseorang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang dia niatkan.” (HR. Bukhari 1 dan Muslim 1907)

Niat Puasa Asyura

نويت الصوم في يوم عاشوراء سنة لله تعالي


Nawaitu As Shauma fi Yaumi ‘Asyura Sunnatan Lillahi Ta’ala

Artinya: “Saya niat puasa Asyura, sunnah karena Allah ta’ala.”

Niat Puasa Tasu'a

نويت الصوم في يوم تاسوعاء سنة لله تعالي


Nawaitu As Shauma fi Yaumi Tasu'a Sunnatan Lillahi Ta’ala

Artinya: “Saya niat puasa Tasu'a, sunnah karena Allah ta’ala.”

Itulah Niat Puasa Asyura Tasu'a di lengkapi arti dan penjelasannya, dan jangan lupa sebelum puasa niat dahulukan, alangkah baiknya selalau ingat. Artikel selanjutnya Niat Puasa Rajab

iklan bawah judul

iklan tengah artikel 1

iklan tengah artikel 2

iklan bawah postingan