situs islami Media Informasi Seputar Islami Dan Informasi Seputar Tutorial Blogging, Dinamika Penulisan Al Qur’an - Situs Islami

Penting

Doa yang Sebaiknya Anda Panjatkan Setelah Sholat

Dinamika Penulisan Al Qur’an


Dinamika Penulisan Al Qur’an ~ Cerita Kodifikasi Al Qur’an dimulai dari masa Khalifah Abu Bakar ash Shiddiq, peran Umar bin Khatthab lah yang pertama kali menyarankan agar segara mungkin Al Qur’an ditulis.
Dinamika Penulisan Al Qur’an
Pengusulan untuk Kodifikasi Al Qur’an berawal dari terjadinya perang yang berlokasi di Yamanah, peperangan tersebut menewaskan sekitar 70 prajurit Islam penghafal Al Qur’an. Umar khawatir ketika peperangan terus berlanjut di wilayah lain akan menambahkan gugurnya prajurit-prajurit muslim yang hafal Al Qur’an, atas pertimbangan itu lantas Umar mengajukan permohonan terhadap Khalifah Abu Bakar agar segera mungkin menghimpun Al Qur’an.

Dinamika Penulisan Al Qur’an ~ Usulan itu tidak serta merta langsung diterima oleh Abu Bakar, itu terbukti ketika perselisihan pendapat terjadi antara dua sahabat tersebut sebelum akhirnya di terima oleh Abu Bakar.

“Bagaimana mungkin saya melakukan pekerjaan di mana Nabi sendiri tidak menganjurkan atau mengajarkannya” Bantah Abu Bakar.
“Sesungguhnya demi Allah pekerjaan seperti ini adalah pekerjaan yang sangat baik”. Tegas Umar meyakinkan Abu Bakar. Dan sampai akhirnya Khalifah Abu Bakar menyetujui.

Ketika usul Kodifikasi Al Qur’an disepakati, lantas Abu Bakar memanggil Zaid bin Tsabit, “Sesungguhnya engkau pemuda yang cerdas, aku tidak meragukan kelebihanmu, engkau pula yang menulis dihadapan Rasulullah ketika beliau mendapat wahyu dari Allah SWT, Carilah ayat ayat Al Qur’an dan tulislah.
Ketika mendengar perintah dari Khalifah Abu Bakar.  Zaid menjawab, “sesungguhnya jika saya diperintah memindahkan gunung dari utara ke selatan, tentulah itu tidak lebih berat dari yang akan saya lakukan ini.

Zaid kemudian memulai penelitiannya dengan dua metode. Metode pertama melalui tulisan dirinya yang pernah di tulis dihadapan Rasulullah ketika beliau mendapatkan wahyu, dengan disertai dua orang saksi, dan metode kedua menulis dengan apa yang sudah di hafal oleh para sahabat beserta dua orang saksi. Dengan dua cara ini Zaid bin Tsabit mendapatkan akhir surah at-Taubah dari Abu Khuzaimah al-Anshari yang tidak terdapat pada yang lainnya.

Setelah merampungkan tugasnya, Zaid memberikan hasil Kodifikasi Al Qur’an kepada Abu Bakar Ash Siddiq, Kodifikasi Al Qur’an rampung dalam waktu satu tahun, perampungan itu bersamaan dengan berakhirnya perang Yamanah dan selesai sebelum Abu Bakar wafat.
Ketika beliau (Abu Bakar Ash Shiddiq) meninggal dunia, selanjutnya Kodifikasi Al Qur’an diserahkan kepada Khalifah Umar bin Khatthab, kemudian dipegang oleh Khalifah ketiga Utsman bin Affan.
ü  The Golden Story of Umar bin Khoththab ra.  Dinamika Penulisan Al Qur’an
Wallahulmuwafiq illa aqwamitthoriq

Malang 2018-04-12
tbatupena

0 Response to "Dinamika Penulisan Al Qur’an"

Post a Comment

Silakan berkomentar sesuai topik diatas yah

iklan bawah judul

iklan tengah artikel 1

iklan tengah artikel 2

iklan bawah postingan