situs islami,kajian islam,murah internet, pengertian doa menurut istilah,agama, Perang Badar - Situs Islami

Perang Badar


Perang Badar berkecamuk ketika nabi muhammad SAW memulai hijrahnya selama dua tahun di madinah, salah satu yang ikut serta dalam pernag tersebut iyalah sahabat umar bin khothab. Sebelom berperang rasulullah maminta pendapat dari sahabat sahabtnya, salah satu yang memberi solusi untuk nabi adalah Umar Bin Khothab dan Abu Bakar, mereka memberikan ajakan terhadap orang Muslim untuk berperang melawan orang kafir.
ilustrasi perang badar
Setelah mendengar  pendapat dari sahabatnya, Rasulullah memutuskan membuat strategi untuk kemenangan kaum muslim, di dalam peperangan itu Umar dapat membunuh pamannya sendiri Al Ash Bin Hisyam yang tidak mau masuk islam.

Perang Badar dimenangi oleh kaum muslim dengan jumlah pasukan 313 orang, 14 diantaranya mati syahid, sementara dikalangan orang kafir Quraiys 70 orang gugur dalam pertempuran itu, termasuk (Abu Jahal didalamnya), dan 70 orang lagi menjadi tawanan karna tidak sempat lari dari pertempuran itu, diantara 70 orang tawanan tersebut terdapat Abbas bin Abdul Muthallib, paman Rasulullah dan Aqil bin Abi Thalib, saudara Ali bin Abi thalib yang berada di dalamnya. seusai peperangan Umar Bin Khothab mengusulkan untuk membunuh para tawanan. Kenapa Umar mengusulkan pendapat seperti itu ?

Di balik usul Umar tersebut ada sebuah keinginan agar Al Abbas bin Abdul Muthallib, paman Nabi SAW, termasuk orang yang di tawan mendapatkan Hidayah.” Demi Allah bila engkau masuk islam aku lebih bahagia dari pada khathab masuk islam, ini tak akan ku ungkapkan karna aku pernah melihat Rasululloh SAW kagum atas keislaman engkau, kata Umar”

Dari salah satu tawanan, terdapat oratur ulung kaum kafir Quraiys yaitu Suhail bin ‘Amr, ketika Umar mengetahui itu seketika dia langsung menemui Nabi,” wahai Rasululloh, serahkan  Suhail bin Amr kepadaku, aku akan rontokkan giginya agar dia tak lagi berani mencelah dirimu untuk selama lamanya, pinta Umar.

Aku tak akan berikan hukuman yang berat terhadap suhail karna aku takut dihukum oleh Allah karna perbuatan ku yang semena mena, sesungguhnya allah lah yang  berhak menghukumnya, mudah mudahan kelak engkau tidak akan mencelahnya ketika suhail sudah mendapatkan hidayah.
Ucap rasulallah terbukti ketika suhail angkat bicara ketika penduduk mekkah berniat murtad pasca nabi Muhammad wafat, suhail angkat bicara agar penduduk mekkah tetap memegang keyakinan untuk memeluk islam.

0 Response to "Perang Badar"

Post a Comment

Silakan berkomentar sesuai topik diatas yah

iklan di atas artikel 1

iklan tengah artikel 1

iklan di tengah artikel 2

iklan bawah artikel