situs islami Media Informasi Seputar Islami Dan Informasi Seputar Tutorial Blogging, Jangan Percaya! Berikut 5 Mitos Tentang Jurusan Hukum - Situs Islami

Biografi Singkat Habib Rizieiq Shihab

Biografi Singkat Habib Rizieiq Shihab- Siapa Sih Yang Tidak Kenal Habib Rizieq Yang Satu Ini, Pastinya Sudah Tidak Asing Lagi Di Telinga ...

Jangan Percaya! Berikut 5 Mitos Tentang Jurusan Hukum


Jurusan hukum merupakan salah satu jurusan kuliah terfavorit Indonesia. Tak heran jika banyak sekali yang sangat berminat dan ingin kuliah di jurusan yang mencetak sarjana hukum ini. Namun beberapa anggapan berikut ini sering kali membuat orang ragu untuk berkuliah di jurusan tersebut, padahal semua adalah mitos jauh sekali dari fakta yang ada. Apa saja itu?

Mitos Tentang Jurusan Hukum
mitos tentang jurusan hukum
mitos tentang jurusan hukum
1. Wajib Jadi Pengacara!
Banyak tetangga yang mengetahui bahwa kamu merupakan anak jurusan hukum, kebanyakan dari mereka mengira kamu nantinya akan menjadi seorang pengacara atau advokat. Sebenarnya jadi pengacara setelah lulus jurusan ini adalah hal yang sangat memungkinkan tetapi bukan berarti semuanya bakal menjadi pengacara. Prospek kerja Jurusan ini sangat luas sekali. Kamu bisa menjadi hakim, notaris, pakar hukum, hingga dosen hukum di Universitas tersebut.

2. Wajib Menghafal Undang-undang!
Memang, anak jurusan hukum tidak pernah lepas dari yang namanya undang-undang, KUHP, KUHAP, dan sejenisnya. Tetapi bukan berarti kita harus menghafal keseluruhan. Nyatanya yang perlu dilakukan adalah memahami pasal tersebut bukan menghafalnya. Pasalnya dosen hukum menilai bagaimana menganalisis suatu perkara bukan sekedar menghafal undang-undang yang selama ini banyak orang kira.

3. Anak Hukum adalah Seorang Aktivis yang Suka Demo
Jika kamu melihat berita di televisi saat ada demo mahasiswa, kebanyakan dari mereka adalah mahasiswa jurusan hukum. Parahnya lagi mereka juga dianggap sebagai biang kerusuhan saat demo sedang terjadi. Padahal sebenarnya, demo bertujuan untuk mengutarakan pendapat bukan untuk membuat onar. Dan tidak semua anak hukum harus menjadi aktivis di kampusnya. Semua memiliki pilihannya masing-masing.

4. Anak Hukum Tidak Perlu Belajar Matematika!
Lagi-lagi ini adalah anggapan yang salah. Banyak yang mengira bahwa kuliah di jurusan hukum tidak perlu belajar matematika. Memang sih, di jurusan ini kamu tidak bakal mendapatkan materi turunan dan trigonometri seperti pada jurusan matematika murni. Tetapi, bukan berarti lepas 100% dengan hitung-hitungan.  Pembagian harta waris, harta gono gini, dan segala apapun yang berhubungan dengan dunia warisan pasti membutuhkan perhitungan untuk mempelajari. Jadi, jangan anggap belajar hukum tidak perlu belajar matematika ya

5. Anak Jurusan Hukum Jago Debat!
Ada juga anggapan yang mengira jika seseorang yang kuliah di jurusan hukum pasti lihai sekali bersilat lidah atau berdebat. Hal ini memang ada benarnya tetapi juga tidak sepenuhnya benar. Pada dasarnya, mahasiswa hukum tidak melulu jago yang namanya debat atau berbicara di depan umum, ada juga yang malu-malu ketika berbicara. Semua punya sifat dasarnya masing-masing. Tetapi yang jelas, anak hukum tidak boleh asal bicara saja tanpa didukung argumen yang kuat.

Penutup
Jadi, jangan percaya ya soal kelima mitos diatas. Jika kamu benar-benar berniat kuliah di jurusan hukum kuatkan tekadmu dan  kejarlah sampai dapat. Demikian artikel mengenai mitos tentang jurusan hukum, Semoga bermanfaat.

Apa saja kampus dengan jurusan hukum terbaik? Baca pada artikel berikut ini

Baca Juga  :   Kampus dengan Jurusan Sastra Terbaik

0 Response to "Jangan Percaya! Berikut 5 Mitos Tentang Jurusan Hukum"

Post a Comment

Silakan berkomentar sesuai topik diatas yah

iklan bawah judul

iklan tengah artikel 1

iklan tengah artikel 2

iklan bawah postingan