Berpulangnya (wafat) Rasulullah
Cari Berita

Advertisement

Pendidikan

Berpulangnya (wafat) Rasulullah

situs islami
Sunday, April 15, 2018


Berpulangnya Rosululloh ~ Sepulangnya dari Haji Wada’ Rasulullah segera menyiapkan pasukan untuk membebaskan negeri Syam dari serangan pasukan Romawi, ditengah kesibukannya untuk menyusun strategi Rasulullah mendadak jatuh sakit. Walaupun demikian Rasulullah tetap memerintahkan Usamah bin Zaid waktu itu berumur 17 tahun untuk memimpin perang walaupun masih dibilang sangatlah muda.
makam rosululloh ~ islamedia.com
Selama Rasulullah sakit Abu Bakar bergantian dengan Umar bin Khaththab untuk menjenguk dan berdo’a untuk kesembuhan beliau, dalam kondisi sakit Rasulullah mengutus Abu Bakar untuk menjadi Imam menggantikan Rasulullah. Namun suatu ketika Abu Bakar tidak datang maka Umar lah yang di minta Abdullah bin Zam’ah menggantikan Abu Bakar.
Umar memimpin Sholat dengan suara keras, Rasulullah SAW bertanya, “Mana Abu Bakar? Allah dan kaum Muslim tidak menghendaki yang demikian.”

Lalu Rasulullah mengutus seseorang untuk memanggil Abu Bakar, tetapi Abu Bakar datang ketika Umar selesai memimpin Sholat, kemudian Abu Bakar memimpin Sholat untuk mengulang lagi.

Berpulangnya Rosululloh~ Merasa ada yang janngal dengan Abu Bakar yang memimpin sholat lagi, lantas Umar  menghampiri Abdullah bin Zam’ah seraya berkata, “Celaka engkau, apa yang telah engkau perintahkan terhadap ku, Ibnu Zam’ah? Aku mengira ketika engkau menyuruhku itu atas kehendak Rasulullah, kalau saja aku tahu Rasulullah tidak memerintahkannya, niscaya aku tidak memimpin sholat.”

Abdullah balas menjawab, “Rasulullah memang tidak menyuruhku untuk itu. Namun, saat aku tidak melihat Abu Bakar, aku melihatmu orang yang paling berhak untuk memimpin sholat.” (HR. Abu Dawud)
             Setelah 14 hari, penyakit Rasulullah tidak ada tanda tanda penyembuhan. Akhirnya, selepas membaca doa di atas pangkuan istrinya, Aisyah binti Abi Bakar, Rasulullah SAW menghembuskan nafas terakhirnya. Ketika mendengar Rasulullah telah wafat, semua orang tak kuasa menahan jatuhnya air mata.

Berita itu terdengar oleh Umar bin Khaththab, seraya berpidato di dalam Masjid, “Aku tidak mau mendengar seorang pun mengatakan, ‘Muhammad telah meninggal!’ Namun, katakanlah bahwa Allah telah memanggil Muhammad untuk menghadapnya seperti yang dilakukan kepada Musa bin Imran. Di mana dia mengasingkan diri dari kaumnya selama 40 hari. Ketahuilah, aku sangat ingin memotong tangan dan kaki orang yang menyangka bahwa Muhammad telah meninggal.”

Berpulangnya Rosululloh ~ Hingga datang Abu Bakar untuk menghampiri Umar disela sela pidatonya.“Duduklah. Tenanglah Umar!” kata Abu Bakar. Namun Umar tetap menghiraukannya dan terus berpidato. Selanjutnya giliran Abu Bakar yang berbicara. “ siapa yang menyembah Muhammad, maka Muhammad telah meninggal. Sedangkan, siapa yang menyembah Allah, maka Allah itu Maha-hidup dan tidak akan pernah mati.”
Umar tertunduk lemas mendengarkan apa yang disampaikan oleh Abu Bakar. Rasulullah telah wafat, pikirnya. Di saat Umar dilanda ke galauan  lalu abu bakar membacakan firman Allah SAW berikut,

Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang Rasul. Sungguh telah berlau sebelumnya beberapa orang Rasul. Apakah jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik kebelakang (murtad)? Barang siapa yang berbalik kebelakang, maka dia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun, dan Allah akan memberi balasan kepada orang orang yang bersyukur. (Ali Imran [3]: 144)