Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw
Cari Berita

Advertisement

Pendidikan

Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw

situs islami
Saturday, April 21, 2018


ISRA’ MI’RAJ NABI MUHAMMAD SAW, Pada malam yang sunyi dan penuh dengan keberkahan, menjadi waktu sebuah mu’jizat besar terjadi pada diri Rosulullah Saw, yaitu Mu’jizat Isra’dan Mi’raj.
Sebagai yang difirmankan Alloh Swt dalam Q.S Al Isra’ : 1
سبحن الذى أ سرى بعبده ليل من المسجد الحرام الى المسجد قلنا الأقصا
Artinya : Maha suci Alloh yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram (Makkah) ke Masjidil Aqsha (Baitul Maqdis).
isro' mi'raj
Dari ayat diatas kita bisa mengambil pemahaman bahwa pelaku terjadinya Mu’jizat ini adalah Alloh Swt, maka tidak mungkin memperbandingkan dengan apa yang dilakukan manusia. Segala yang dilakukan Alloh ada diluar daya kekuatan manusia dan diatas daya jangkau manusia, Tidak ada yang tidak mungkin bagiNya.

Dalam sebuah riwayat disebutkan,  Jibril yang datang didampingi oleh Mikail pergi untuk menemui Rosululloh, dimana waktu itu beliau sedang berada di Hijr Isma’il yang terletak di Ka’bah. Setelah itu dipanggilah Buraq yang lengkap dengan kendali dan tali kekang, seekor binatang yang berwarna putih yang lebih tinggi daripada keledai dan lebih pendek daripada bighal. Dimana binatang ini yang akan menjadi tunggangan Rosulullah dalam perjalanannya.

Berangkat Nabi Saw, dengan diapit oleh Jibril disebelah kanan, dan oleh Mikail disebelah kiri. Ditengah perjalanan banyak kejadian yang ditemui oleh Rosululloh Saw, diantaranya Nabi melihat seorang yang sedang berenang di sebuah sungai darah seraya menelan batu.
“Siapa itu, Wahai Jibril?” Tanya Nabi. “Itulah adalah perumpamaan seorang yang suka memakan harta riba” jawab Jibril.

Setelah tiba Rosulullah di Baitul Al Maqdis, beliau masuk dari pintu yang terkena sinar matahari , kemudian Rosululloh melaksankan sholat yang dimakmumi oleh para Malaikat dan para nabi yang pernah diutus oleh Alloh Swt.

Kemudian Nabi dibawa oleh Jibril As, menjalani peristiwa Mi’raj. Nabi Saw dan Jibril naik hingga tiba pintu langit yang pertama bernama Hifzhah. Kemudian naik lagi ke pintu kedua hingga sampailah dipintu langit ke tujuh, yang ditempati oleh Nabi Ibrahim A.s.
Selanjutnya Nabi Saw. naik ke Sidrat Al Muntaha, sebagai tempat terakhir perjalanan Mi’raj beliau yang dimulai dari bumi. Sebuah perjalanan agung nan suci yang diakhiri bertemunya sang hamba yang dicintai dengan sang maha pencipta.

Mungkin hanya ini yang bisa saya sampaikan tentang : ISRA’ MI’RAJ NABI MUHAMMAD SAW. Semoga bermanfaat dan barokah