Berikut 10 Dokumen Untuk Pendaftaran Beasiswa (Mahasiswa Wajib Baca!)
Cari Berita

Advertisement

Pendidikan

Berikut 10 Dokumen Untuk Pendaftaran Beasiswa (Mahasiswa Wajib Baca!)

situs islami
Thursday, July 5, 2018

Kali ini admin akan membahas mengenai dokumen untuk pendaftaran beasiswa. Dokumen merupakan persyaratan penting yang harus dipenuhi oleh mahasiswa jika ingin mengajukan salah satu program beasiswa. Dokumen ini merupakan syarat administratif yang juga sebagai bentuk penilaian apakah pendaftar berhak mendapatkan beasiswa tersebut ataukah tidak.

Setiap penyedia beasiswa memang mensyaratkan dokumen yang berbeda untuk pendaftarnya. Namun secara umum, kesepuluh dokumen berikut ini perlu kamu siapkan mulai dari sekarang. Apa sajakah itu?

Dokumen Pendaftaran Beasiswa
www.situsislami.net
dokumen persyaratan 
·         Ijazah dan Transkrip Nilai

Ijazah dan transkrip nilai merupakan salah satu syarat penting yang harus kamu siapkan. Hal ini mengingat bahwa prestasi benar-benar dipertimbangkan oleh pemberi beasiswa dalam melakukan penyeleksian. Prestasi itu salah satunya dilihat dari ijazah dan transkrip nilai selama menempuh pendidikan di perguruan tersebut. Jangan lupa legalisir dokumen tersebut dan siapkan juga beberapa salinannya untuk berjaga-jaga apabila dibutuhkan

·         Esai atau Surat Motivasi

Beberapa sponsor yang menyediakan beasiswa mensyaratkan pendaftarnya untuk menyerahkan esai atau semacam surat motivasi. Sponsor benar-benar ingin mengetahui bagaimana latar belakang calon pendaftar, apa motivasi untuk mendapatkan beasiswa, serta cita-cita ke depannya. Biasanya esai yang harus ditulis berjumlah 500-800 kata. Nah mulai sekarang, cobalah belajar membuat esai tentang motivasi agar kamu mudah menyiapkannya nanti saat pendaftaran beasiswa.

·         Curriculum Vitae

Selain berguna untuk melamar pekerjaan, Curriculum Vitae atau yang disingkat CV juga perlu anda siapkan jika ingin melamar beasiswa. CV juga disebut daftar riwayat hidup calon pendaftar. Siapkan CV yang singkat dan jelas dengan memuat identitas diri, pendidikan, pengalaman organisasi atau pekerjaan atau daftar publikasi. Selain itu ada beberapa beasiswa dimana pemberinya telah menyiapkan format CV sendiri, jadi kamu tinggal mengisinya saja.

·         Hasil Tes TOEFL/IELTS

Hasil tes TOEFL atau IELTS juga perlu disiapkan bagi calon pelamar beasiswa. Sponsor selaku pemberi beasiswa ingin mengetahui bagaimana kemampuan bahasa asing pelamar beasiswa, khususnya kemampuan bahasa Inggris. Beda sponsor beda standart nilai yang ditetapkan. Namun yang harus kamu tau, ada batasan masa berlaku nilai tes tersebut, biasanya 2 tahun sebelum pendaftaran. Daripada terburu-buru dalam menyediakan hasil tes tersebut. Mulai sekarang lakukan tes TOEFL/IELTS sebagai bentuk persiapan. Tidak hanya penyedia  beasiswa luar negeri saja yang mensyaratkan hasil tes ini, penyedia beasiswa dalam negeri juga membutuhkannya

·         Rekomendasi Atasan

Beberapa pemberi darmasiswa salah satunya LPDP seperti yang telah dijelaskan pada artikel sebelumnya mengharuskan pelamarnya untuk menyerahkan dokumen berupa surat rekomendasi dari atasan. Hal ini bertujuan untuk meyakinkan calon bahwa dirinya benar-benar layak mendapatkan beasiswa. Jika kamu seorang yang bekerja di suatu perusahaan maka mintalah surat rekomendasi kepada atasan, jika kamu seorang mahasiswa maka surat rekomendasi bisa didapatkan dari dosen ataupun rektor.

·         Salinan Paspor

Dokumen ini diperlukan bagi kamu yang ingin mengajukan beasiswa luar negeri. Negara yang menyediakan beasiswa tentu saja ingin tau status kewarganegaraan calon pendaftarnya. Kewarganegaraan bisa diketahui dari paspor yang dimiliki. Mengingat proses pembuatan paspor yang tidak mudah, maka kamu perlu membuatnya sejak dini. Saat paspor sudah jadi, jangan lupa di foto copy untuk diserahkan pada saat penyerahan dokumen pendaftaran beasiswa.

·         Terjemahan Dokumen

Terjemahan dokumen diperlukan bagi kamu yang ingin melamar beasiswa luar negeri. Bagi sebagian mahasiswa, dokumen ini terbilang cukup menyusahkan. Terutama untuk ijazah dan transkrip nilai. Pasalnya, pihak perguruan tinggi hanya menyertakannya dalam bahasa Indonesia saja, jadi pelamar masih harus membuat terjemahan dokumen tersebut ke dalam bahasa asing. Untuk mempercepat pembuatan, kamu bisa menggunakan jasa penerjemah.

·         Proposal Riset

Bagi kamu pemburu beasiswa S2 atau S3 yang berbasis riset, dokumen ini perlu untuk disiapkan. Melakukan riset membutuhkan waktu yang tidak sebentar, maka persiapkanlah sedini mungkin agar kamu tidak terburu-buru menyiapkannya saat pendaftaran beasiswa telah tiba.

·         Scan Dokumen
Mengingat kebanyakan pendaftaran beasiswa dilakukan secara online, maka semua dokumen diatas harus kamu siapkan soft copynya. Kamu bisa menscan masing-masing dokumen tersebut dan menggunakan format pdf atau jpeg. Simpan ke komputer atau laptop kamu. Jika kamu tidak memiliki pc atai laptop, bisa melakukan scan di tukang foto copy. Jangan lupa bawa flashdisk untuk menyimpan hasil scan dokumen.

·         Pas Foto

Persyaratan ini seharusnya mudah untuk disiapkan. Tetapi terkadang disepelekan oleh pelamar beasiswa. Mereka tidak menyiapkannya sedari awal, alhasil kebingungan saat pendaftaran telah tiba. Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya mulai sekarang persiapkan pas foto yang dibutuhkan. Biasanya yang dibutuhkan ukuran 2x3, 3x4, dan 4x6.


Jika semuanya sudah dipersiapkan mulai dari sekarang, kamu pasti tidak kebingungan saat melakukan pengajuan beasiswa. Demikian sedikit informasi mengenai dokumen untuk pendaftaran untuk beasiswa yang harus disiapkan semoga bermanfaat.
Baca Juga : Macam-macam Beasiswa Perguruan Tinggi yang Harus Kamu Ketahui