Jenis-jenis Ibadah Haji dan Penjelasannya
Cari Berita

Advertisement

Masukkan script iklan 970x90px

Pendidikan

Jenis-jenis Ibadah Haji dan Penjelasannya

situs islami
Monday, July 30, 2018


Jenis-jenis Ibadah Haji dan Penjelasannya, Ibadah haji tidak hanya terdiri dari 1 jenis yang selama ini sering anda dengar. Tetapi ibadah haji terbagi lagi menjadi beberapa jenis sesuai dengan cara pelaksanaannya. Sebagai salah satu rukun islam, umat muslim tentu saja hatus mengetahui apa saja jenis-jenis ibadah haji yakni Haji Ifrad, Haji Qiran, dan Haji Tamattu. Berikut ini adalah penjelasannya
Jenis-jenis Ibadah Haji dan Penjelasannya
jenis ibadah haji
Jenis-jenis Haji

1. Haji Ifrad
Seseorang yang melaksanakan haji jenis ini tidak menggabungkan pelaksanaan ibadah haji dan juga umrah, tetapi dikerjakan sendiri-sendiri dalam waktu berbeda namun masih dalam satu musim haji. Haji dikerjakan terlebih dahulu kemudian baru dilanjutkan ibadah umrah. Jemaah harus berniat untuk melaksanakan haju dan umrah sebelum memasuki kota suci Mekkah dengan memakai kain ihram.

Disunnahkan, jemaah haji untuk melaksanakan tawaf qodum atau tawaf selamat datang ketika sampai di kota Mekkah. Setelah melakukan tawaf, jemaah tidak boleh langsung melakukan tahallul namun diperbolehkan melakukan sai terlebih dahulu. Tidak ada dam atau hukuman denda bagi jemaah sehingga haji ini banyak dipilih dan dilakukan oleh orang.

2. Haji Qirran
Haji Qirran berarti melakukan haji dan umrah secara bersamaan sehingga pelaksanaannya begitu singkat karena hampir berbarengan. Di satu sisi sebagian orang menilai Haji Qirran sebagai sesuatu yang menguntungkan karena dilaksanakan dalam waktu yang singkat. Sementara di sisi lain cukup memberatkan karena para jamaah diharuskan membayar denda dengan menyembelih seekor kambing atau berpuasa selama 10 hari.

Adapun sunah-sunah dari pelaksanaan ibadah Haji Qiran ini yakni melaksanakan tawaf Qudum saat baru sampai di tanag suci. Kemudian dilanjutkan dengan sai baru menunggu pelaksanaan haji tiba dengan tetap menggunakan pakaian ihram yang sudah dikenakan dan mematuhi semua aturan yang ada.

3. Haji Tammatu
Haji Tammatu merupakan lawan dari haji ifrad. Artinya, umrah dikerjakan terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan ibadah haji. Dibandingkan kedua jenis haji diatas, Tammatu dinilai lebih mudah karena setelah tawaf dan sai uumrah jamaah bisa melaksanakan tahallul. Kemudian jamaah memakai ihram lagi sembari menunggu tanggal 8 Zulhijjah dan pamt pantang untuk berhaji.

Jika seseorang melaksanakannya, maka diwajibkan membayar denda 1 ekor kambing yang telah disembelih. Jika tidak mampu, bisa diganti dengan puasa selama 10 hari. 3 hari dilaksanakan di mekkah, 7 hari dilakukan di negara asal.

Itulah sedikit penjelasan singkat mengenai jenis-jenis ibadah haji beserta penjelasannya, semoga membawa manfaat bagi siapa saja yang membacanya.
Baca Juga : Perbedaan Mendasar Antara Ibadah Haji dan Umrah