Pengertian Haji dan Syarat-syaratnya yang Harus Dipenuhi
Cari Berita

Advertisement

Masukkan script iklan 970x90px

Pendidikan

Pengertian Haji dan Syarat-syaratnya yang Harus Dipenuhi

situs islami
Friday, July 27, 2018


Pengertian Haji dan Syarat-syaratnya - Bulan ini, kita telah memasuki musim haji. Banyak seseorang yang sudah diberangkatkan oleh biro perjalanan haji untuk terbang ke tanah suci Mekkah. Mungkin orang tua atau kakek nenek anda sudah pernah melakukannya, tetapi anda mungkin belum sama sekali. Banyak seseorang yang mendengar tentang ibadah haji, tetapi belum bisa mengerti apa maknanya dan syarat apa saja yang harus dipenuhi. Untuk menambah pengetahuan  anda, berikut admin sampaikan mengenai makna haji dan syaratnya

Pengertian Haji
Dilansir dari Wikipedia, Haji dapat diartikan sebagai ziarah islam yang dilakukan umat muslim ke kota mekkah Arab Saudi yang diadakan satu tahun sekali. Sementara secara istilah, haji merupakan kegiatan berpergian ke tanah suci Mekkah dengan melakukan tawaf, sai, dan wukuf di Padang Arafah yang diikuti dengan melaksanakan syarat-syarat yang sudah ditetapkan.

Hukum haji adalah wajib, jika seseorang mampu melakukannya. Jika anda sudah pernah melakukannya, anda bisa mengulanginya sekali lagi namun hukumnya sudah berubah menjadi sunah. Namun dengan alasan memberikan kesempatan kepada orang lain, ada baiknya beri peluang kepada mereka yang sama sekali belum pernah menunaikan ibadah haji.

Hal ini sesuai pada Firman Allah SWT pada Surah Ali Imran 97 yang artinya : “
"Di sana terdapat tanda-tanda yang jelas, (di antaranya) maqam Ibrahim. Barang siapa memasukinya (Baitullah) amanlah dia. Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Barang siapa mengingkari (kewajiban) haji, maka ketahuilah bahwasanya Allah SWT itu Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari keseluruhan alam semesta." (Q S Ali Imran ayat 97)

Syarat Wajib Haji
Seseorang diwajibkan untuk melaksanakan Ibadah Haji jika memenuhi persyaratan berikut ini :
1. Beragama Islam
Tentu saja hanya orang yang beragama Islam yang bisa melakukan perjalanan suci ini. Seseorang yang kafir apalagi tidak percaya dengan adanya Tuhan sudah pasti ibadahnya tidak diterima oleh Allah SWT. Bahkan Tuhan telah menjelaskan di dalam Firman-Nya bahwa seorang yang musyrik haram hukumnya mendekati Masjidil Haram
“Sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidil Haram setelah  tahun ini”. (QS at-Taubah ayat 28).
Pengertian Haji dan Syarat-syaratnya yang Harus Dipenuhi
syarat nai haji
2. Berakal Sehat
Tak cukup beragama Islam, seseorang yang menunaikan Haji diharuskan memiliki akal yang sehat, bukan orang gila yang hilang akal pikirannya. Tentu, mereka yang gila jikalau melakukan Ibadah haji pasti tidak akan pernah diterima. Hal ini didasarkan pada Hadist yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dari Ali RA, bahwa Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Catatan pena diangkat terhadap tiga golongan. Orang yang tertidur hingga dirinya terbangun, anak kecil hingga dirinya dewasa, dan orang gila sampai dirinya sadar”. (Hadist Riwayat Abu Dawud)

3. Baligh
Seseorang yang sudah dewasa yang telah memiliki kemampuan baik secara fisik, biaya, maupun mental diwajibkan untuk melaksanakannya setidaknya 1 kali seumur hidup. Lalu bagaimana untuk anak-anak yang juga ikut orang tuanya beribadah haji? Jawabannya tetap sah, namun pahala tersebut ditujukan oleh orang tuanya. Hal ini sesuai dengan HR Muslim yang berbunyi :
Seorang wanita pernah bertemu  Rasulullah dengan mengangkat anaknya, lantas ia bertanya: “Apakah anak ini mendapatkan ibadah haji? Maka Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Ia, dan untukmu pahala”. (HR Muslim)

4. Merdeka
Seseorang yang berada dalam perbudakan tidak diwajibkan melakukan ibadah haji sampai dirinya benar-benar merdeka. Hal ini berdasarkan atas Hadist Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah yang berbunyi :
“Dan budak mana saja yang berhaji kemudian dirinya dibebaskan hingga merdeka maka wajib bagi dirinya untuk melakukan ibadah haji kembali”. (Hadist Riwayat Ibnu Khuzaimah)

5. Mampu
Melakukan ibadah haji harus didasarkan dengan kemampuan baik secara fisik, mental, biaya dan lain sebagainya. Anda tentu sudah tau jika menempuh perjalanan jauh harus anda lakukan demi mendapatkan Haji yang Mabrur. Jika anda belum mampu, Tuhan Maha Baik dengan maklumi apa yang sudah anda alami. Sesuai Firman-Nya dalam penggalan Surah Ali Imran 97 yang bunyinya :
“Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah yaitu melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu untuk mengadakan perjalanan ke sana”. (QS al-Imran: 97).

Itulah beberapa syarat haji yang harus anda penuhi terlebih dahulu. Selain itu ada syarat lainnya khususnya untuk kaum wanita sebaiknya didampingi oleh seseorang yang sudah menjadi Mahramnya. Demikianlah sedikit penjelasan mengenai pengertian haji dan juga Syarat-syaratnya semoga bermanfaat bagi semua.
Baca Juga : Pengertian Kurban dan Keutamaannya bagi Umat Muslim