Bisnis Online dalam Pandangan Syariat Islam | Situs Islami
Cari Berita

Advertisement

Masukkan script iklan 970x90px

Pendidikan

Bisnis Online dalam Pandangan Syariat Islam | Situs Islami

situs islami
Tuesday, September 25, 2018


Selamat pagi, sinag, sore, malam buat semuanya, bagaimana kabar sobat situs islami kali ini, semoga selalu dalam lindungan allah swt yaa, amiiin amiiin amin ya robbal a’lamin. Karna kemaren telah posting artikel yang berjudul  SEDEKAH TAK MEMBUATMU MENJADI MISKIN, dan kali ini situs islami kembali menyapa sobat semua dengan artikel terbarunya yang berjudul “Bisnis Online dalam Pandangan  Syariat Islam “oke mungkin saya tak perlu banyak basa basi lagi yaaa, mari kita simak di bawah ini :
Bisnis Online dalam Pandangan  Syariat Islam | Situs Islami
bisnis online
Dengan semakin banyaknya pengguna internet maupun technology yang semakin canggih di seluruh dunia, bisnis online menjadi salah satu hal yang menjamur akhir-akhir ini.mulai dari anak muda, bapak2 ibu2,sampe emak2pun ikutan jual beli online.hehhe.

Di Indonesia sendiri sangat banyak sekali terdapat bisnis online, baik dalam skala kecil hingga yang paling besar. Dengan menjamurnya bisnis online ini, yang mengandalkan kepercayaan antara pembeli dan pedagang ini, dan tidak ketinggalan pula tingkat penipuan dalam bisnis online pun semakin meningkat dan semakin meroket.angka penipuan di dunia onlinepun sudah tak teratasi.

syariah yang tumbuh secara positif di neraga kita Indonesia. Sistem ekonomi syariah yang kini tengah populer di masyarakat dapat  membuat banyak orang beralih ke bisnis online (Jual Beli Online) yang sesuai dengan aturan Islam tersebut. Lalu bagaimana pandangan Islam sendiri mengenai bisnis online ini?

Sebenarnya tidak jauh berbeda Pada dasarnya,bahwa bisnis online ini sama dengan bisnis offline seperti biasa pada umumnya. Yang mejadi titik beda keduanya hanya terletak pada lokasi atau tempat bisnis itu dijalankan. Dalam bisnis offline, terdapat  sebuah toko atau tempat yang tetap yang digunakan untuk menjual barang atau jasa tersebut, sehingga para pembelinyapun (konsumen) akan dating dengan sendirinya ke took tersebut, sedangkan bisnis online menggunakan media internet sebagai tempat berjualan sekaligus media berpromosi dan juga harus mempunyai koneksi internet antara lain adalah paketan serta wifi untuk bisa transaksi secara online. Antara pembeli dan penjual saling tak tatap muka dan transaksi dilakukan atas dasar kepercayaan kedua belah pihak.

BerBisnis, dengan cara berdagang, atau berjualan sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Seperti yang disampaikan beliau dalam hadisnya, bahwa 9 dari 10 pintu rezeki berada dalam dunia bisnis. Meski demikian perdagangan maupun bisnis yang dilakukan harus dalam koridor ajaran Islam dan tindak melanggar ajaran islam. Mengenai bisnis tentang bisnis online, ada sebuah hadis yang mengarah padanya. “Janganlah kau membeli ikan di dalam air, karena biasanya mengandung kecurangan”hadist ini di riwayatkan oleh (Hadis riwayat Ahmad bin Hambal dan Al Bayhaqi dari Ibn Mas’ud)
Skema dasar dari bisnis online (jual beli online) adalah:

1.      Terjadinya transaksi antar dua pihak.
2.      Adanya pertukaran barang, jasa maupun informasi.
Internet adalah media utama dalam proses jual beli (ijab-qabul).asal keduanya saling suka sama suka
Ada dua jenis ijab-qabul yaitu:

-          Sesuai perjanjian, dimana pembayaran dilakukan dengan tunai sebelum barang dikirim.
-          Al Istisna, yaitu bentuk pembayaran yang menunggu hingga barang dikirim.

Sama seperti bisnis pada umumnya, bisnis online dalam ekonomi syariah juga tergolong dan terbagi dalam yang halal dan haram, legal atau illegal. Bisnis online yang diharamkan yaitu bisnis judi online, perdagangan barang-barang terlarang seperti narkob*, video porn**, barang yang melanggar hak cipta, senjata dan benda lain yang tidak memiliki manfaat.pada Intinya, bisnis online ini adalah bisnis yang berdasarkan muamalah (tidak menyimpang dari ajaran ajaran islam). Bisnis online diizinkan (Ibahah) selama bisnis tersebut tidak mengandung elemen yang dilarang oleh ALLAH swt. Transaksi penjualan online dimana barang hanya berdasar pada Foto/Gambar, deskripsi yang disediakan oleh penjual dianggap sah, namun jika deskripsi barang tidak sesuai maka pembeli memiliki hak khiyar yang memperbolehkan pembeli untuk meneruskan pembelian atau membatalkannya pembeliannya tersebut.

Sekian Penjelasan Dari saya tentang : Bisnis Online dalam Pandangan  Syariat Islam. Semoga bisa bermanfaat bagi semuanya. Oiya jika menurut sobat artikel Ini dapat membantu atau menambah ilmu buat sobat, silahkan di share ke media social yang sobat punya.